
Pertanyaan singkat. Apakah MLM pakaian, busana, atau fashion adalah bisnis yang menguntungkan?
Jawabnya adalah, ya! Margin keuntungan dalam bisnis fashion rata-rata berkisar antara 30 persen hingga 60 persen.
Kebetulan, industri ini juga membuka ruang bagi perusahaan dengan sistem pemasaran jaringan untuk masuk, mengejar margin keuntungan, dan memenuhi permintaan produk fashion yang terus meningkat.
Beberapa perusahaan dengan sistem pemasaran jaringan merambah pasar ini dan membangun ekosistem bisnis yang menguntungkan.
Tampilkan profil perusahaan Anda
di MY INCOME.ID
Faktor Apa Saja yang Mendorong Kesuksesan Bisnis Fashion dengan Sistem Pemasaran Jaringan?
Keberhasilan perusahaan-perusahaan MLM fashion didorong oleh sejumlah aspek. Di satu sisi, ini ada hubungannya dengan keunikan produk dan ukuran pasarnya yang luas. Di sisi lain, terkait dengan strategi pemasaran mereka yang cerdas.
Beberapa faktor yang mendukung keberhasilan perusahaan-perusahaan itu antara lain adalah:
1. Kebutuhan dan Permintaan Ulang yang Tinggi
Permintaan busana melonjak di seluruh dunia. Berarti, perusahaan-perusahaan ini mendapat kesempatan untuk memperluas pasar dan meningkatkan keuntungan mereka.
Perusahaan-perusahaan seperti Maruko muncul dengan produk-produk berkualitas yang sebagian besar membidik konsumen perempuan dan memiliki kekhasan tersendiri di pasar.
2. Improvisasi Produk
Dalam hal pakaian, kualitas adalah aspek penting yang diperlukan untuk mendorong keputusan belanja. Perusahaan seperti Ruby Ribbon dan Ann Summers melakukan improvisasi pada produk mereka dan bereksperimen secara bebas untuk menangkap segmen pelanggan tertentu. Tidak mengejutkan jika mereka berhasil.
3. Inklusivitas
Merek seperti Ruby Ribbon memproduksi pakaian untuk perempuan dengan tipe tubuh yang berbeda-beda. Misalnya, Level 2 Smoothing, Level 3 Light Support & Compression, bahkan Level 5 Maximum Support & Compression.
Karena menyediakan pakaian premium untuk berbagai tipe tubuh, perusahaan-perusahaan ini dapat menjangkau konsumen secara efektif.
Mengapa Perusahaan MLM Fashion ini Unggul Dibandingkan Perusahaan Lain?
Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan perusahaan MLM busana, berikut beberapa alasan untuk menentukan pilihan.
1. Pemberdayaan Perempuan dan Komisi Tinggi
Merek seperti Ruby Ribbon adalah merek yang menonjol dan memiliki visi yang jelas dalam hal IBO (Independent Business Owner atau Pemilik Usaha Mandiri), khususnya soal pemberdayaan perempuan.
Mereka menawarkan komisi tinggi hingga 40 persen untuk yang menjadi usahawan mandiri dan bahkan menyediakan alat bisnis seperti kantor virtual, Ruby Ribbon Studio, dll.
Ini salah satu alasan mereka bisa merangkul lebih banyak penggemar perempuan untuk join dan menghasilkan angka penjualan yang baik.
Wirasusaha perempuan selalu mampu menciptakan hasil yang baik dalam MLM.
2. Fleksibilitas Metode Penjualan
Perusahaan-perusahaan ini menjual produk mereka secara online maupun offline. Karena tingkat fleksibilitas dan kemudahan yang tinggi, interaksi antara IBO dan pelanggan menjadi lebih baik, yang berujung pada kesuksesan.
Penjualan yang lebih mudah melalui E-commerce juga telah membantu perusahaan-perusahaan ini menghasilkan angka penjualan yang baik.
3. Keberlanjutan dan CSR
Merek seperti Cabi Online mengoperasikan Cabi Foundation untuk membantu memenuhi tanggung jawab sosial mereka. Tidak mengherankan jika aspek-aspek seperti CSR (Corporate Social Responsibility atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) itu meningkatkan kredibilitas perusahaan secara keseluruhan dan menarik orang lain untuk lebih antusias berasosiasi dengan merek tersebut. Ini akhirnya mendorong kesuksesan secara keseluruhan.
Tren Masa Depan dan Peluang Pertumbuhan Perusahaan MLM
1. Inisiatif Keberlanjutan
Dengan tingginya permintaan akan produk berkelanjutan dan pemanfaatan sumberdaya secara etis yang menjadi kepedulian konsumen Gen Z, perusahaan MLM memang harus benar-benar berusaha menciptakan produk yang prosesnya memperhatikan pelestarian lingkungan.
2. Pemanfaatan Influencer
Untuk menarik perhatian kelompok usia Gen Z yang kini mewakili populasi besar, perusahaan perlu memanfaatkan influencer yang dikenal luas dan kredibel mewakili perusahaan mereka.
Berikutnya: Strategi Pemasaran yang Berhasil